Epifania bukan sekadar peringatan kedatangan orang Majus, melainkan sebuah proklamasi bahwa Terang Kristus telah terbit untuk menuntun setiap hati yang mencari-Nya di tengah ketidakpastian dunia. Sebagaimana bintang di Timur memandu langkah para sarjana dari negeri jauh, biarlah Firman Tuhan menjadi kompas yang tak tergoyahkan bagi keluarga kita dalam menapaki tahun 2026 ini; janganlah gentar menghadapi rute perjalanan hidup yang belum terpetakan, sebab selama mata kita tertuju pada Sang Terang Abadi, kita tidak akan tersesat, dan setiap langkah iman yang kita ambil akan bermuara pada sukacita perjumpaan dengan-Nya serta kerinduan untuk mempersembahkan hidup sebagai kado terindah bagi Raja di atas segala raja.
Sektor Transyogi Cibubur
moto
RUNNING TEXT
Selasa, 06 Januari 2026
Minggu, 04 Januari 2026
Ringkasan Pedoman Pelayanan HKBP 2026: "Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga"
- Tema: "Transformasi: Pengajaran Iman di Tengah Keluarga".
- Nas Alkitab: Ulangan 6:4-9. 6:4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa! 6:5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu. 6:6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 6:7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun. 6:8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, 6:9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.
- Visi Utama: Menjadikan keluarga sebagai Ecclesia Domestica (Gereja Rumah Tangga), di mana rumah menjadi sekolah kehidupan pertama dan tempat iman bertumbuh.
- Tantangan Digital: Arus informasi dan gawai (gadget) yang membuat waktu kebersamaan dan percakapan iman di rumah semakin berkurang.
- Fenomena "Fatherless": Kurangnya peran ayah dalam pengajaran iman di rumah.
- Krisis Hubungan: Tekanan ekonomi dan kesibukan yang merenggangkan hubungan antaranggota keluarga.
Kamis, 01 Januari 2026
Tahun Baru 2026
Menyongsong tahun baru 2026, marilah kita melangkah dengan iman yang teguh dengan berpegang pada janji Tuhan dalam Yesaya 43:19, "Lihat, Aku hendak membuat sesuatu yang baru, yang sekarang sudah tumbuh, belumkah kamu mengetahuinya? Ya, Aku hendak membuat jalan di padang gurun dan sungai-sungai di padang belantara." Ayat ini meneguhkan hati kita bahwa di tahun yang baru 2026, Tuhan tidak hanya sekadar menyertai, tetapi Dia aktif bekerja membuka jalan di tengah kemustahilan dan mengalirkan berkat di tempat yang tak terduga, sehingga kita tidak perlu takut menatap masa depan karena Dia yang memegang kendali atas hidup kita siap menghadirkan harapan yang selalu baru.
Sabtu, 27 Desember 2025
Kamis, 25 Desember 2025
Kelahiran Tuhan Yesus Kristus
Kelahiran Tuhan Yesus Kristus adalah bukti nyata kasih Allah yang tak terbatas, di mana Sang Raja Damai bersedia merendahkan diri menjadi manusia demi memulihkan hubungan kita dengan Sang Pencipta. Melalui peristiwa Natal ini, kita diingatkan bahwa pengharapan sejati telah datang ke dunia untuk menerangi kegelapan hati dan memberikan kepastian keselamatan bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Sebagaimana tertulis dalam Yohanes 3:16: "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." Mari kita sambut kelahiran-Nya dengan penuh rasa syukur, membiarkan kasih Kristus memimpin setiap langkah hidup kita agar menjadi berkat bagi sesama.
Minggu, 30 November 2025
Minggu Advent
Minggu Advent adalah masa sakral empat minggu dalam kalender gereja yang melambangkan penantian ganda: menyambut kelahiran Yesus Kristus di masa lalu dan mempersiapkan diri untuk kedatangan-Nya yang kedua di masa depan. Lebih dari sekadar hitungan mundur menuju Natal, masa ini merupakan undangan untuk introspeksi rohani, memadamkan hiruk pikuk duniawi, dan menghidupkan kembali nyala pengharapan, damai sejahtera, sukacita, dan kasih. Penantian aktif ini berakar pada janji-janji ilahi, yang mencapai puncaknya dalam nubuatan seperti Yesaya 9:5 (TB): "Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai," menegaskan bahwa masa Advent adalah saat untuk mempersiapkan hati bagi Sang Terang dunia yang membawa kuasa dan damai kekal.






